LAMPUNG – TNI Angkatan Udara (AU) sukses menggelar uji coba pendaratan dan lepas landas dua pesawat tempur di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), tepatnya KM 228–KM 231 ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Lampung, Rabu (11/2/2026).
Dua pesawat tempur yang terlibat dalam uji coba tersebut adalah F-16 dan Super Tucano. Uji coba ini dilakukan untuk menguji kemungkinan penggunaan infrastruktur sipil sebagai landasan alternatif dalam situasi darurat, terutama apabila pangkalan udara tidak dapat digunakan.
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto mengatakan, uji coba berjalan sesuai dengan skenario yang telah direncanakan.
“Uji coba pendaratan pesawat tempur sukses. Begitu pula lepas landasnya berjalan aman. Sesuai skenario,” ujar Donny dalam keterangannya.
Menurutnya, kedua pesawat yang diuji memiliki karakteristik berbeda. F-16 merupakan jet tempur supersonik yang menjadi garda terdepan pertahanan udara nasional. Sementara itu, Super Tucano adalah pesawat turboprop yang digunakan untuk patroli udara, pengintaian, serta dukungan udara jarak dekat.
Meski memiliki perbedaan spesifikasi dan performa, keduanya berhasil mendarat dan lepas landas dengan aman di ruas tol yang memiliki lebar hanya sekitar 14 meter. Lebar tersebut jauh lebih sempit dibandingkan landasan pacu bandara pada umumnya yang berkisar antara 45 hingga 60 meter.
“Cukup riskan, tapi penerbang TNI AU sudah dilatih untuk kondisi sempit, hasilnya aman,” tambah Donny.
Uji coba ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan pertahanan nasional, khususnya dalam menghadapi situasi darurat yang memerlukan fleksibilitas penggunaan infrastruktur di luar pangkalan militer.[pamungkas]





