SERANG — Kawasan wisata religi Banten Lama dipadati ribuan peziarah pada hari kedua Lebaran 1447 Hijriah yang jatuh pada Minggu, 22 Maret 2026. Lonjakan pengunjung ini menjadi fenomena tahunan ketika masyarakat memanfaatkan libur Idulfitri untuk melakukan ziarah ke makam para sultan Banten sekaligus berwisata religi bersama keluarga.
Sejak pagi hari, arus peziarah terlihat terus berdatangan dari berbagai daerah di Banten maupun luar provinsi. Mereka datang secara berombongan menggunakan kendaraan pribadi, bus pariwisata, hingga angkutan umum untuk berziarah di kompleks peninggalan Kesultanan Banten.
Kepadatan pengunjung paling terasa di kawasan Masjid Agung Banten yang menjadi pusat aktivitas ibadah sekaligus titik awal para peziarah sebelum menuju area pemakaman para sultan. Banyak pengunjung terlihat memadati halaman masjid, sebagian melaksanakan salat sunnah, sementara lainnya menunggu giliran memasuki kompleks makam.
Salah satu lokasi yang paling ramai adalah kompleks Makam Sultan Maulana Hasanuddin. Makam tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir Sultan pertama Kesultanan Banten yang menjadi tujuan utama para peziarah. Untuk memasuki area makam, para pengunjung harus mengantre secara tertib karena jumlah peziarah yang terus bertambah sepanjang hari.
Petugas di lokasi mengatur alur masuk dan keluar peziarah guna menghindari penumpukan di dalam kompleks makam. Beberapa pengunjung bahkan harus menunggu beberapa menit sebelum akhirnya dapat masuk ke area ziarah.
Selain di area makam, kepadatan juga terjadi di jalur menuju kawasan wisata religi tersebut. Volume kendaraan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju kawasan Banten Lama mengalami perlambatan.
Petugas kepolisian bersama aparat terkait disiagakan di beberapa titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan memastikan keamanan pengunjung. Pengaturan arus kendaraan dilakukan untuk mencegah kemacetan panjang terutama di pintu masuk kawasan wisata religi.
Tradisi ziarah ke Banten Lama pada masa libur Idulfitri memang telah berlangsung sejak lama. Banyak masyarakat percaya bahwa berkunjung ke makam para ulama dan sultan Banten merupakan bagian dari wisata religi sekaligus momen untuk berdoa bersama keluarga.
Momentum tahun ini semakin ramai karena pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Dengan demikian, hari kedua Lebaran yang bertepatan dengan hari Minggu menjadi waktu yang ideal bagi masyarakat untuk berkunjung bersama keluarga.
Selain berziarah, sebagian pengunjung juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati suasana kawasan bersejarah Banten Lama yang dikenal sebagai pusat peninggalan Kesultanan Banten. Sejumlah pedagang makanan, oleh-oleh, hingga perlengkapan ibadah juga terlihat ramai melayani para pengunjung.
Meski kawasan dipadati peziarah, aktivitas di lokasi tetap berjalan tertib berkat pengaturan petugas dan kesadaran para pengunjung untuk mengikuti aturan yang berlaku.
Pihak pengelola kawasan wisata religi Banten Lama mengimbau para peziarah untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, serta saling menghormati saat berada di area ziarah.
Diperkirakan, jumlah pengunjung masih akan terus meningkat hingga beberapa hari setelah Lebaran, mengingat tradisi ziarah ke Banten Lama biasanya berlangsung sepanjang masa libur Idulfitri.[pamungkas]





